
GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan 5.166 mahasiswa baru tahun akademik 2026–2027. Prosesi sakral yang menjadi rangkaian awal kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, bersama Ketua Senat Akademik serta segenap jajaran pimpinan universitas, (10/08).
Dalam pidato pengukuhannya, Rektor Eduart Wolok menegaskan bahwa keberhasilan UNG meraih predikat universitas terakreditasi "Unggul" merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi kolektif seluruh sivitas akademika. Di hadapan ribuan mahasiswa baru yang datang dari 27 provinsi di Indonesia, Rektor menanamkan visi masa depan yang progresif. Ia menekankan bahwa status "Unggul" yang disandang UNG kini menjadi standar baru untuk memacu kompetensi setiap mahasiswa agar mampu menjadi insan yang berdaya saing global tanpa kehilangan akar budaya lokal.
"Saat kalian sudah menjejakkan kaki di UNG, tidak ada langkah mundur. Pantang pulang sebelum meraih gelar sarjana," ujar Rektor dengan penuh motivasi.
Narasi yang dibangun oleh Rektor Eduart Wolok dalam momen sidang senat ini berfokus pada transformasi identitas mahasiswa dari sekadar pelajar menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi filosofi "Makin berilmu, makin merunduk". Baginya, ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan martabat dan kerendahan hati agar kebermanfaatan seorang lulusan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rangkaian sidang senat ini kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi PKKMB yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Polo-palo oleh Rektor UNG bersama Ketua Senat Akademik dan jajaran Wakil Rektor. Prosesi ini menjadi simbolis bahwa kampus kerakyatan UNG kini resmi menjadi rumah bagi keberagaman mahasiswa baru untuk menapaki masa depan yang gemilang.

Di bawah kepemimpinan Prof. Eduart Wolok, UNG terus berkomitmen menjadi episentrum pendidikan yang tidak hanya unggul dalam riset dan tata kelola, tetapi juga inklusif dalam menyambut generasi muda dari berbagai latar belakang budaya untuk belajar dan berkontribusi bagi perbaikan bangsa dan negara.
Rektor juga mengingatkan para mahasiswa baru untuk mengikuti seluruh rangkaian PKKMB dengan riang gembira dan disiplin. Ia menekankan bahwa informasi yang dicerna selama kegiatan orientasi ini akan menjadi bekal krusial bagi perjalanan akademik mereka tiga hingga lima tahun ke depan.
Sebagai penutup dalam sidang senat tersebut, Rektor mengajak seluruh pihak, termasuk panitia dan dosen, untuk terus memberikan dukungan penuh agar kegiatan PKKMB dapat berlangsung sukses, lancar, dan membawa keberkahan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Negeri Gorontalo.