
GORONTALO — Mewujudkan lingkungan pendidikan yang benar-benar steril dari segala bentuk ancaman kekerasan memerlukan fondasi birokrasi yang kokoh dan berpihak pada keselamatan korban. Di sinilah peran strategis Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hadir memberikan sokongan penuh, baik dari sisi penganggaran, fasilitas kerja sama lintas instansi, hingga penyiapan infrastruktur administratif yang mendukung gerak cepat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (SATGAS PPKPT) UNG, (06/08).
Dukungan kuat dari tingkat birokrasi universitas ini menjadi pilar penting agar fungsi pencegahan dan penanganan kasus tidak berjalan setengah-setengah. Dengan jaminan dukungan operasional dari biro, SATGAS PPKPT UNG dapat leluasa membangun jejaring pengamanan eksternal, mulai dari bersinergi langsung dengan Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo hingga berkolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo. Langkah ini memastikan bahwa setiap proses investigasi, mulai dari olah TKP ilmiah, pendampingan psikologis, hingga pengawalan hukum, mendapatkan atensi serta topangan institusional yang optimal.
Komitmen ini sekaligus menjawab tantangan kerentanan sosial di era digital yang kerap mengincar ruang-ruang akademik. Melalui fasilitasi kerja sama yang terarah, Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG memastikan bahwa integrasi data penanganan kasus kampus dapat diselaraskan secara transparan ke dalam sistem pelaporan daerah, seperti "Gorontalo Satu Data 2026". Hal ini tidak hanya memperkuat posisi kampus sebagai zona aman, tetapi juga memastikan kebijakan perlindungan sivitas akademika dirumuskan secara tepat sasaran berbasis data empiris yang akurat.
Melalui dukungan menyeluruh ini, Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG optimis bahwa SATGAS PPKPT dapat bekerja secara mandiri, profesional, dan berwibawa. Sinergi antara kebijakan birokrasi yang responsif dan ketegasan tim satgas di lapangan diyakini mampu menjadi benteng pertahanan paling efektif dalam merawat iklim akademik Universitas Negeri Gorontalo yang aman, inklusif, dan bermartabat.