UNG Perkuat Layanan Dosen Penasihat Akademik demi Tingkatkan Kualitas Kelulusan Mahasiswa

Oleh: Mohamad Raga Vael Walangadi . August 6, 2026 . 19:38:02

GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Dosen Penasihat Akademik (PA), Kamis 06 Agustus 2026. Kegiatan yang dimotori oleh Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPABK) UNG ini mengusung tema "Penguatan Peran Pimpinan Jurusan dalam Optimalisasi Layanan Dosen Penasihat Akademik untuk Mendukung Kesejahteraan Akademik Mahasiswa".

 

Acara yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus kerakyatan UNG ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, para guru besar, pimpinan fakultas, ketua jurusan, koordinator program studi, serta tenaga kependidikan. Hadir pula sebagai pemateri pakar nasional di bidang bimbingan dan konseling, yakni Dr. Yogi Damai Syaputra, M.Pd., Kons. (dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) dan Dr. Randi Saputra, M.Pd., Kons. (dosen IAIN Pontianak) untuk berbagi praktik baik (sharing session).

 

Dalam arahannya saat membuka kegiatan secara resmi, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., secara tegas menyoroti tantangan tata kelola perguruan tinggi, khususnya terkait persentase kelulusan tepat waktu mahasiswa yang perlu ditingkatkan secara sistematis.

 

"Pengelolaan mahasiswa di tingkat jurusan adalah garda terdepan. Kita perlu bersama-sama mengevaluasi data, bukan untuk saling menyalahkan, melainkan mencari solusi konkrit agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan tepat waktu serta memiliki kualitas unggul," tegas Prof. Hafidz dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala UPABK UNG, Idriani Idris, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini semakin kompleks. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki ketahanan mental, keterampilan sosial, karakter, serta kesiapan dalam menghadapi dunia kerja.

 

Oleh karena itu, peran dosen penasihat akademik kini jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar memvalidasi Kartu Rencana Studi (KRS). Dosen PA dituntut mampu mendeteksi secara dini permasalahan akademik maupun psikososial mahasiswa serta menjembatani mereka dengan layanan konseling profesional yang tersedia di universitas.

 

Melalui workshop ini, civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo optimis dapat membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi lintas unit, serta merumuskan langkah strategis demi mewujudkan iklim akademik yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa di masa depan.

Information

Agenda