
GORONTALO – Suasana khidmat menyelimuti upacara peringatan Dies Natalis Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ke-33 yang digelar pada 19 Januari 2026. Salah satu momen paling berharga dalam rangkaian upacara tersebut adalah penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah Tenaga Pendidik (Dosen) dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan UNG.
Penghargaan bergengsi dari Presiden Republik Indonesia ini diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., di sela-sela prosesi upacara.
Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas loyalitas, pengabdian, dan kecakapan para ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Dalam sesi tersebut, Rektor yang didampingi oleh jajaran pimpinan universitas menyerahkan piagam penghargaan dan menyematkan lencana kepada para penerima.
Rektor menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol integritas tinggi dalam menjaga marwah institusi.
"Penganugerahan Satyalancana ini adalah bukti nyata dedikasi bapak dan ibu dalam membangun fondasi UNG hingga mencapai usia 33 tahun ini. Saya berharap penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh ASN, khususnya di lingkungan Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum, untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan universitas," ujar Prof. Eduart Wolok dalam sambutannya.
Kehadiran para ASN penerima penghargaan di tengah lapangan upacara menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya. Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum sebagai bagian vital dalam tata kelola universitas turut bangga atas pencapaian para pegawai yang telah menunjukkan kesetiaan luar biasa dalam menjalankan tugas negara.
Dengan semangat Dies Natalis ke-33, pemberian penghargaan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh pegawai untuk terus berinovasi dan bekerja secara profesional demi mewujudkan visi UNG yang Unggul dan Berdaya Saing.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.