
Dengan melibatkan para kalangan akademisi, dan para pemuda baik itu mahasiswa dan masyarakat, Kementerian Koperasi dan UKM Kata Kepala Deputi Bidang Kelembagaan Untung Tri Basuki SH, SpN tidak hanya berupaya untuk bagaimana pemahaman dan pengetahuan akan perkoperasian dalam rancangan bahan ajar perkoperasian.
“Selain itu juga kami ingin menhimpun saran dan masukan dari peserta dan narasumber yang notabene kalangan akademisi, terkait pembentukan laboratorium perkoperasian di lingkungan Perguruan Tinggi,” ungkap Untung.
Menurut Untung upaya pembentukan laboratorium perkoperasian sebagai upaya membangkitkan serta memperkuat perkoperasian di Indonesia, terlebih koperasi Indonesia dalam hal kaderisasi cukup tertinggal dibandingkan Negara lain.
“Kita mencoba me-rebranding koperasi dimata masyarakat dari segi kepercayaan dan pelayanan. Salah satu solusinya adalah membentuk pusat studi perkoperasian yang didalamnya memuat informasi dan pengetahuan akan koperasi, yang berasal dari penelitian dan karya ilmiah dari para akademisi,” terangnya.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, MP, menyatakan dukungannya dalam upaya Kementerian Koperasi dan UKM membentuk laboratorium perkoperasian di perguruan tinggi. UNG sendiri kata Prof. Mahludin, menaruh perhatian besar bagi perkembangan koperasi yang diwujudkan dengan mendorong eksistensi koperasi internal UNG, serta penguatan kualitas SDM Dosen yang digawangi beberapa Doktor yang fokus pada bidang koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Mahludin meminta pengembangan laboratorium perkoperasian dapat menyandingkan isu sentral saat ini yakni era industri 4.0, dengan lebih lebih menyesuaikan antara literasi berbasis teknologi informasi, literasi data dan literasi manusiawi.
“Laboratorium perkoperasian sangat penting sebagai spirit baru untuk bisa membangun kembali koperasi melalui kelembagaan pendidikan. Tentu saja UNG sebagai lembaga pendidikan akan mendukung program ini,” tandas Prof. Mahludin.
Berdasarkan pertemuan pada workshop beberapa point akan direkomendasikan kepada Kementerian Koperasi dan UKM, diantaranya UNG sebagai lembaga pendidikan sangat siap dalam membentuk laboratorium perkoperasian dengan perlu menyiapkan kembali kurikulum dan penyamaan persepsi secara nasional terkait kurikulum, serta memasukan kembali mata kuliah koperasi di lingkungan mahasiswa. (wahid)
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.