
Jakarta — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meneken nota kesepahaman atau MoU dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). MoU ini berupa pembinaan Pancasila untuk mencegah radikalisme dan ekstrimisme di kampus.
Acara penandatanganan ini dilakukan di kantor BPIP, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2020). Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok dan Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi langsung melakukan penandatangan dokumen MoU.
“Nota kesepahaman antara UNG dan BPIP, tentunya sangat penting untuk kemaslahatan dalam bernegara. MoU ini tidak saja dilakukan secara formalitas, tetapi akan ada tindak lanjutnya, khususnya menambah Desa Pancasila di tempat-tempat lain di Gorontalo,” kata Eduart Wolok.
Eduart Wolok mengatakan bahwa kampus menjadi tempat dan sasaran empuk dari kelompok garis kanan dalam mendoktrin mahasiswa-mahasiswi untuk anti-Pancasila dan sistem Negara Indonesia.
“Kerjasama ini menjadi penting, karena akan menjadi agenda utama UNG dalam mewujudkan praktik toleransi dan anti diskriminasi yang berbasis kearifan lokal,” lanjut Eduar Wolok.
Dalam sesi diskusi, BPIP berharap UNG sebagai salah satu bagian dari Lembaga Perguruan Tinggi Keguruan yang komit dalam membumikan Pancasila dan tetap meningkatkan kewaspadaan akan kehadiran gerakan transnasional.
“Bapak-bapak rektor harus tetap waspada pada gerakan yang menyeludup dalam negara kita, tapi ingin mengganti haluan dan sistem bernegara kita,” imbuh Jenderal TNI Try Sutrisno yang mewakili Dewan Pengarah BPIP.
UNG berkomitmen bersama BPIP menjaga keutuhan NKRI melalui program-program yang bisa menyasar ke segala arah, khususnya membuat strategi kongkrit tentang penanaman Pancasila pada generasi milenial.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.