
Jakarta, 15 Desember 2025 – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan meraih penghargaan tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP Award) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia. Acara penganugerahan bergengsi yang dirangkaikan dengan Launching Teks Keterbukaan Informasi Publik ini diselenggarakan secara meriah di Bidakara Hotel, Jakarta.
Wujud Komitmen UNG terhadap transparansi, penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen tinggi UNG dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik secara konsisten dan akuntabel. Keterbukaan informasi telah menjadi salah satu pilar utama dalam tata kelola UNG, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam ajang KIP Award ini, UNG dinilai mampu memenuhi standar pelayanan informasi publik, baik dari sisi penyediaan informasi berkala, serta kemudahan akses bagi masyarakat dan civitas akademika melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UNG.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Moh. Hidayat Koniyo, ST, M.Kom, untuk menerima langsung penghargaan tersebut.
Saat menerima trofi dan piagam penghargaan, Dr. Moh. Hidayat Koniyo menyampaikan rasa syukur dan bangganya.
"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras kolektif seluruh elemen UNG, terutama Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum yang menjadi garda terdepan dalam pengelolaan data dan informasi publik. Anugerah ini bukan akhir, melainkan pemicu bagi UNG untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, menjadikannya semakin transparan, efektif, dan responsif," ujar Dr. Moh. Hidayat Koniyo.
Keberhasilan UNG meraih KIP Award 2025 menjadi bukti nyata bahwa UNG tidak hanya unggul dalam Tridharma Perguruan Tinggi, tetapi juga dalam tata kelola organisasi yang bersih dan terbuka.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.