
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia Brian Yuliarto, meresmikan fasilitas pendidikan gedung laboratorium terpadu kemaritiman milik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabtu (3/5). Peresmian ini menandai komitmen pemerintah, dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, berbasis sumber daya kelautan di wilayah timur Indonesia.
Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Mendiktisaintek, yang dipusatkan di lokasi laboratorium terpadu kemaritiman yang berlokasi di kampus utama UNG. Setelah menandatangani prasasti, Mendiktisaintek kemudian melakukan pengguntingan pita tanda laboratorium terpadu dapat difungsikan mulai hari ini, sekaligus meninjau langsung fasilitas laboratorium terbaru UNG tersebut.
Dalam sambutannya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi terhadap UNG yang terus berinovasi serta berkomitmen penuh, terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui pemenuhan fasilitas laboratorium kampus.
“Fasilitas laboratorium ini merupakan salah satu langkah strategis, untuk memperkuat pendidikan praktis dan riset di bidang kemaritiman, serta membuka ruang kolaborasi antara kampus, masyarakat, dan industri kelautan,” ujar Brian.
Rektor UNG Eduart Wolok menyampaikan bahwa peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya UNG, memperkuat kapasitas pendidikan dan riset yang relevan dengan potensi dan kebutuhan daerah pesisir khususnya dalam upaya pengembangan kawasan teluk tomini.
“Ini merupakan laboratorium UNG paling lengkap khususnya dibidang kelautan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan bidang perikanan dan kelautan di Provinsi Gorontalo maupun Kawasan Teluk Tomini,” ujar Eduart.
Menurutnya hadirnya laboratorium kemaritiman tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian serta pengabdian masyarakat, namun juga dapat menghasilkan inovasi terbarukan bidang ilmu perikanan dan kelautan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.