
GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam aksi kemanusiaan nasional. Bertempat di lobi utama Rektorat, Rektor UNG didampingi seluruh jajaran pimpinan universitas secara resmi melepas Tim Medis Relawan UNG yang akan bertolak menuju Pulau Sumatera, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. (16/12).
Tim yang terdiri dari 11 personel ini merupakan kolaborasi tenaga ahli yang terdiri dari dosen Fakultas Kedokteran serta mahasiswa pilihan dari program studi kedokteran UNG. Keberangkatan tim ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana yang diinisiasi oleh kampus "Kerakyatan" UNG.
Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, Dalam sambutannya yang penuh semangat dan haru, Rektor UNG, memberikan apresiasi tinggi kepada para relawan yang bersedia meninggalkan zona nyaman demi tugas kemanusiaan.
Pelepasan tim hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengiriman duta-duta kemanusiaan UNG untuk Indonesia. Saya berpesan kepada 11 personel yang berangkat jagalah integritas, berikan layanan terbaik dengan hati, dan tetaplah menjaga koordinasi serta keselamatan diri di lapangan. Kehadiran kalian di Sumatera adalah bukti bahwa ilmu yang kita pelajari di kampus ini benar-benar bermanfaat bagi rakyat yang membutuhkan. Selamat bertugas, kami menunggu kepulangan kalian dengan selamat, ujar Rektor Prof. Eduart Wolok.
Ketua Tim Relawan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., yang juga merupakan dosen senior di Fakultas Kedokteran UNG, juga menjelaskan bahwa misi kali ini akan berfokus pada layanan kesehatan primer secara langsung di tengah masyarakat.
Kami membawa misi khusus untuk memberikan layanan kesehatan dasar, terutama screening kesehatan bagi ibu dan anak yang menjadi kelompok paling rentan pasca bencana. Selain pengobatan, fokus utama kami adalah penyuluhan kesehatan terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), perawatan luka, serta pencegahan penyakit menular pasca bencana agar masyarakat dapat pulih lebih cepat," jelas Dr. Zuhriana.
Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum (BKKU) UNG turut berperan vital dalam menyukseskan persiapan logistik, administrasi, dan koordinasi kerja sama lintas wilayah demi kelancaran misi ini. Sinergi ini memastikan tim medis dapat bekerja secara maksimal tanpa kendala operasional selama berada di lokasi bencana.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.