
GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar forum strategis bertajuk “Penguatan Pemahaman Tata Kelola PTN-BH: Sosialisasi dan Berbagi Pengalaman dalam Persiapan UNG Menuju PTN-BH bersama Unsur Pimpinan Universitas Hasanuddin (Unhas)”. Acara yang berlangsung secara hangat dan penuh keakraban ini bertempat di Aula Prof. Kadir Abdussamad (FEB UNG, 18/09/2026). Sehingga kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi gagasan antara dua pimpinan perguruan tinggi terkemuka di kawasan timur Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, bersama Ketua Senat Akademik, jajaran Wakil Rektor, para dekan, dan pimpinan unit kerja UNG. Sementara itu, UNHAS hadir dengan delegasi lengkap yang dipimpin langsung oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., didampingi Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., serta jajaran pimpinan Senat Akademik Unhas.
Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menegaskan bahwa rencana peralihan status UNG menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dijalankan dengan perhitungan yang matang dan berhati-hati. Menurutnya, kesiapan instrumen finansial dan regulasi afirmatif dari kementerian menjadi faktor krusial bagi kampus-kampus di luar pulau Jawa.
“UNG menaungi sekitar 24.000 mahasiswa dari berbagai provinsi dengan dominasi latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Karena itu, transformasi menuju PTN-BH tidak boleh sekadar mengejar status, tetapi harus melindungi aksesibilitas mahasiswa dan menjamin kepastian skema pendanaan negara yang adil bagi kawasan timur,” tegas Prof. Wolok.
Ia menambahkan, UNHAS selama ini menjadi patron dan mitra belajar strategis bagi UNG, mulai dari masa transisi status Badan Layanan Umum (BLU) hingga persiapan kelembagaan mandiri saat ini.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UNHAS Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan pandangan reflektif mengenai dinamika transisi kelembagaan. Ia berpesan agar UNG tidak terburu-buru secara administratif, melainkan memprioritaskan optimalisasi fleksibilitas yang sudah dimiliki saat berstatus BLU.
“Kunci utama dari kemandirian adalah mengoptimalkan keleluasaan tata kelola yang ada saat ini. Jadilah BLU yang bercita rasa PTN-BH. Manfaatkan otonomi untuk menggerakkan riset dan merespons potensi wilayah yang bernilai strategis,” ungkap Prof. Jompa.
Prof. Jompa juga membagikan pengalaman UNHAS dalam memanfaatkan otonomi akademik untuk merespons kebutuhan industri hilirisasi mineral di Sulawesi secara cepat, seperti pembukaan program studi bidang metalurgi. Ia menilai UNG memiliki modal geostrategis yang luar biasa, mulai dari potensi Teluk Tomini, keanekaragaman hayati bahari, hingga kekayaan mineral yang dapat menjadi daya tarik nasional (comparative advantage).
Selain otonomi akademik, Prof. Jompa menekankan pentingnya sinergi harmonis antara tiga pilar kelembagaan PTN-BH (Rektorat, Senat Akademik, dan Majelis Wali Amanat), akselerasi transformasi digital birokrasi, serta hilirisasi riset terapan bernilai komersial guna mengatasi tantangan keberlanjutan operasional.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kuat bahwa UNHAS dan UNG tidak memposisikan diri dalam rivalitas, melainkan bergandengan tangan untuk saling menguatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia bagian timur. Sesi berbagi pengalaman ini dilanjutkan dengan dialog interaktif antarunsur pimpinan serta ramah tamah sivitas akademika.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.