
Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tunggulo Selatan (Tungsel), Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, berhasil menciptakan sebuah inovasi yang menjanjikan bagi dunia pertanian berkelanjutan. Produk yang mereka kembangkan dinamakan Nano Grow, sebuah pupuk organik berbasis teknologi nano yang aman dan ramah lingkungan serta efektif untuk meningkatkan hasil panen.
Inovasi ini lahir dari keprihatinan mahasiswa terhadap hasil survey lapangan yaitu; dampak negatif penggunaan pupuk kimia yang berlebihan di daerah tersebut. Pupuk kimia memang meningkatkan produktivitas dalam jangka pendek, namun mengancam kualitas tanah dan lingkungan secara jangka panjang. Melalui riset sederhana dan dukungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa meramu Nano Grow dari bahan-bahan alami, seperti kompos organik dan mineral nano, yang dapat memperbaiki struktur tanah dan memperkuat pertumbuhan tanaman.
Nano Grow dibuat dengan memadukan kompos kotoran hewan yang kaya unsur organik dengan pupuk kimia makro Nitrogen (N), Phosphor (P), dan Kalium (K) secara seimbang. Campuran ini kemudian difermentasi selama dua minggu, menghasilkan pupuk dengan partikel nano yang mudah diserap tanaman. Fermentasi tersebut juga meningkatkan keberadaan mikroba bermanfaat serta menekan mikroorganisme berbahaya dalam tanah.
Tim KKN telah mengaplikasikan Nano Grow pada tanaman cabai di kebun percobaan Desa Tungsel. Hasilnya, tanaman menunjukkan pertumbuhan lebih sehat, sementara kualitas tanah tetap terjaga tanpa kerusakan akibat pupuk kimia berlebihan.
Sejak awal pengembangan Nano Grow, antusiasme masyarakat, khususnya Karang Taruna Desa Tungsel, sangat tinggi. Mereka pemuda dan ibu-ibu aktif terlibat dalam produksi dan penyuluhan pupuk organik ini. Pihak pemerintah desa juga memberikan dukungan penuh, menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga kelestarian lingkungan. Salah seorang tokoh masyarakat bahkan menyebut bahwa Desa Tungsel sangat beruntung mendapat ilmu baru tentang teknologi nano pertanian ini yang menjadi peluang besar untuk masa depan desa.
Dalam strategi pemasaran, Nano Grow akan dipasarkan secara digital melalui platform seperti Shopee, Instagram, dan WhatsApp agar produk ini dapat diakses lebih luas. Dengan media online, sosialisasi tentang Nano Grow dan sistem pertanian organik bisa menyebar lebih cepat, membentuk komunitas petani peduli lingkungan, serta memperkuat upaya pertanian berkelanjutan di desa maupun wilayah sekitar.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.