
GORONTALO – Sebagai salah satu perusahaan plat merah yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Taspen (Persero) Cabang Gorontalo kembali menyalurkan bantuan beasiswa bagi sejumlah mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo. Beasiswa pendidikan yang diberikan kepada 20 Mahasiswa berprestasi tersebut diserahkan langsung Kepala Cabang PT. Taspen (Persero) Gorontalo Karem kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNG Dr. Fence Wantu, SH, MH, Senin (4/6),.
Kepala Cabang PT. Taspen (Persero) Gorontalo Karem mengungkapkan, pemberian beasiswa untuk mahasiswa UNG merupakan bagian dari kerjasama antara PT. Taspen (Persero) Gorontalo dengan UNG, dimana pemberian beasiswa ini sudah memasuki tahap ke 5.
Melalui beasiswa ini kata Karem PT. Taspen (Persero) Gorontalo sebagai bagian dari BUMN ingin hadir ditengah masyarakat, melalui komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dengan pemberian beasiswa pendidikan.
“Apa yang kami berikan ini diharapkan lebih mendekatkan lagi BUMN dengan masyarakat, serta juga dapat memberikan manfaat dan memotivasi mahasiswa untuk melanjutkan studi,” terang Karem.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Fence, mengapresiasi komitmen dan dukungan kepada UNG melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi UNG. Beasiswa kata Fence, penting untuk dapat memotivasi mahasiswa melalui pemberian reward atas pencapaian prestasi akademik selama perkuliah.
“Fungsi utama beasiswa ini adalah untuk membantu kebutuhan perkuliahan dan manfaatkan itu seusai peruntukannya. Kami berharap kedepan jumlah penerima dan nominal beasiswa dapat lebih meningkat lagi dibanding tahun sebelumnya,” harap Fence.
Beasiswa oleh PT. Taspen (Persero) Gorontalo akan diberikan kepada 20 mahasiswa UNG yang memiliki prestasi dibidang akademik dengan IPK minimal 3.00 berstatus mahasiswa semester 6, serta dengan background pekerjaan orang tua sebagai ASN minimal golongan III. (wahid)
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.