
Gorontalo — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola aset negara. Melalui komitmen pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang tertib, transparan, dan akuntabel, UNG memperoleh apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara dalam ajang Bentenan Awards Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, UNG berhasil meraih peringkat III sebagai instansi terbaik atas kontribusinya dalam program persertipikatan BMN berupa tanah tahun 2025.
Capaian ini diraih untuk kategori koordinator wilayah dengan target di atas 50 bidang tanah. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG, Arief Rachman Hakim Abdul, M.Pd., dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (25/5), di Gedung Keuangan Negara Manado.
Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja bersama seluruh unsur di lingkungan UNG dalam mendukung tata kelola aset negara yang semakin baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen universitas dalam memastikan setiap aset negara dikelola secara optimal dan sesuai ketentuan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi UNG untuk terus memperkuat pengelolaan aset BMN secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami berkomitmen menghadirkan tata kelola yang semakin baik guna mendukung pelayanan publik dan kinerja kelembagaan,” ungkap Arief.
Melalui capaian ini, UNG menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik dan layanan pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga, mengelola, dan mengoptimalkan aset negara.
Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG akan terus mendukung langkah universitas dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan, aset, kerja sama, serta layanan umum yang efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.