
Gorontalo, 4 November 2025 – Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan BSI Institute, Office of Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Acara yang bertajuk "Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah Kebijakan dan Strategi" ini diadakan sebagai upaya memperkaya wawasan civitas akademika UNG mengenai perkembangan ekonomi syariah di tingkat global dan nasional.
Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan kata sambutan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo yang diwakili oleh Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi, M.Si. Atas nama Rektor Universitas Negeri Gorontalo, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum serta BSI Institute atas terselenggaranya kegiatan ini. Tema "Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah Kebijakan dan Strategi" sangat relevan dengan dinamika perekonomian global saat ini. Ekonomi syariah tidak lagi menjadi alternatif semata, melainkan telah menjelma menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, memiliki peran strategis untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia.
Melalui kuliah tamu ini, kami berharap para peserta, khususnya mahasiswa, dapat memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu terkini, arah kebijakan, dan strategi pengembangan ekonomi Islam. Pengetahuan ini akan menjadi bekal berharga bagi kita semua untuk berkontribusi dalam memajukan ekonomi syariah di masa depan. Ujar Wakil Rektor Bidang Akademik UNG.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG tidak sendiri dalam kegiatan ini beliau ditemani oleh Kepala BSI Institute, Office of Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia, Dr. Luqyan Tamanni, beliau juga selaku Narasumber dalam Kuliah Tamu kali ini. Dalam paparannya, Dr. Luqyan Tamanni menguraikan beberapa poin kunci terkait Ekonomi Islam dalam lanskap global. Beliau menekankan bahwa ekonomi syariah telah berkembang menjadi kekuatan struktural dalam perekonomian global bernilai triliunan dolar, dan beberapa isu terkini yang disoroti meliputi: Pertumbuhan Signifikan, Perkembangan Keuangan Syariah, Tantangan dan Peluang, Penguatan Ekosistem Produk Halal, Peningkatan Leterasi Keuangan Syariah, Informasi dan Transformasi, Integrasi Keuangan Komersial dan Sosial Syariah. Kuliah tamu ini menegaskan bahwa Ekonomi Islam, yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan dan distribusi kekayaan yang adil, terus menunjukkan ketahanan dan potensi besar untuk masa depan. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah. Ungkap Luqyan pada pemaparan materinya.

Kegiatan Kuliah Tamu "Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah Kebijakan dan Strategi" yang diselenggarakan oleh Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama BSI Institute, Office of Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk, ditutup dengan penuh makna melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara kedua belah pihak. Acara penutupan ini menandai komitmen berkelanjutan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekonomi syariah.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd, M.Si yang mewakili Rektor UNG, dan Dr. Luqyan Tamanni, Kepala BSI Institute, Office of Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Dokumen ini mencakup kerjasama dalam bentuk kuliah tamu rutin, program pelatihan, penelitian bersama, serta pengembangan kurikulum berbasis ekonomi Islam untuk mendukung visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii menyampaikan, "Penandatanganan MoU ini bukan hanya akhir dari kegiatan hari ini, melainkan awal dari perjalanan panjang kolaborasi strategis antara UNG dan BSI Institute. Kami berkomitmen untuk saling mendukung dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten di sektor ekonomi syariah, demi kemajuan bangsa dan umat." Ujar Wakil Rektor Bidang Akademik UNG.
Dr. Luqyan Tamanni menambahkan, "Kerjasama ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa dan dosen UNG untuk terlibat langsung dalam isu-isu ekonomi Islam kontemporer. BSI Institute siap berbagi pengetahuan dan sumber daya untuk mewujudkan sinergi yang berdampak nyata." Ujarnya.
Peserta kegiatan, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan staf UNG, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah konkret untuk memperkaya ekosistem pendidikan tinggi di Gorontalo. Dengan MoU ini, diharapkan akan lahir berbagai program inovatif yang mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah di tingkat regional dan nasional.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Fakultas Ilmu Sosial UNG, Meilawaty Ali, SE, MM.
dan dilanjutkan oleh Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum UNG Arief Racman Hakim Abdul, S.Pd, M.Pd., yang menyampaikan Informasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD), dan Evaluasi Tenaga Kependidikan dan Perencanaan SDM. Dan ditutup dengan informasi akademik dan proses penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik UNG Jemi Hasan, S.Pd.
Mengelola Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan memahami alur kerja persuratan elektronik, mulai dari penyusunan konsep naskah, proses verifikasi, perbaikan dokumen apabila terdapat catatan dari verifikator, hingga tahapan persetujuan dan penandatanganan.
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 04 Juni 2026 Mulai dari Pukul 09:00 - 16:30 WITA
Tata Naskah Dinas Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 42 Tahun 2025 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berlokasi: Aula Prof. Kadir Abdussamad Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG
Waktu Pelaksanaan: 03 Juni 2026 Mulai dari Pukul 08:00 - 16:30 WITA
Poin Penting Sambutan Rektor UNG
- Apresiasi Kehadiran pimpinan: Rektor menyapa dan mengapresiasi kehadiran para Wakil Rektor (khususnya Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), para Dekan (FPIK, FEB, Faperta, FH, FSB, FK, FMIPA, dan Fakultas Olahraga), serta para Wakil Dekan 3 dari seluruh fakultas.
- Prestasi dan Target Sejarah: Rektor mengingatkan kembali prestasi UNG pada Peksiminas 2022 di Universitas Brawijaya, Malang, di mana UNG berhasil menjadi peserta meraih medali terbaik di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini dijadikan modal semangat (spirit) agar kontingen tahun 2026 bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik di Jember nanti.
- Peresmian Pembukaan: Rektor membuka secara resmi rangkaian acara PEKSIMITAS UNG dengan bersama-sama melepaskan bacaan basmalah.
- Pesan untuk Mahasiswa: Rektor menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar urusan menjadi juara satu atau tidak, melainkan tentang proses dan pengalaman luar biasa yang akan didapatkan oleh mahasiswa untuk masa depan mereka.